KABAR SIMEULUE – Jenazah Munasia (69), warga Desa Amabaan, Kecamatan Simeulue Barat, tiba di Pelabuhan Kolok, Kuta Batu, Simeulue Timur, sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan ambulans, Sabtu (07/12/2024).
Jenazah dibawa melalui Kapal Feri Aceh Hebat 1 yang berangkat dari Pelabuhan Calang sore kemarin.
Pj Bupati Simeulue, Reza Fahlevi, menyambut kedatangan jenazah dengan penuh rasa duka cita di Pelabuhan Kolok. Kehadirannya menggambarkan empati mendalam terhadap musibah yang menimpa almarhumah dan keluarganya.
Diketahui, pemulangan jenazah Munasia tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena tidak memenuhi ketentuan pembiayaan. Akibatnya, seluruh biaya pemulangan jenazah sepenuhnya ditanggung oleh Reza Fahlevi menggunakan dana pribadinya, bukan dari anggaran Pemerintah Kabupaten Simeulue.
Kini, jenazah Munasia telah diantarkan ke kampung halamannya, Desa Amabaan, Simeulue Barat untuk dikebumikan.

Melalui siaran video, pihak keluarga almarhumah di Kecamatan Simeulue Barat menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Reza Fahlevi.
“Kami, keluarga Munasia, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Reza Fahlevi, Pj Bupati Simeulue, atas bantuannya. Semoga kebaikan Bapak dibalas oleh Allah SWT,” ujar salah satu anggota keluarga.
Sebelumnya, tragedi yang merenggut nyawa Munasia terjadi di Sungai Lampoh Kawah, Desa Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, pada Kamis (5/12/2024). Almarhumah tenggelam saat mencari lokan di sungai tersebut. Diketahui, Munasia merantau ke Aceh Jaya untuk membantu anaknya yang bekerja sebagai buruh di salah satu perkebunan kelapa sawit di daerah itu. (redaksi)









