Gambar : Ilustrasi
KABAR SIMEULUE – Warga Desa Ameria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, digegerkan dengan penggerebekan terhadap seorang kepala sekolah bersama istri orang lain, hal itu terjadi pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB lalu.
Pelaku pria berinisial AMS (47), seorang PNS yang menjabat sebagai Kepala SD Negeri 14 Teupah Selatan, diketahui merupakan warga Desa Suak Buluh, Simeulue Timur, dan telah berkeluarga.
Sedangkan pasangannya, CM (31), merupakan tenaga honorer di Puskesmas Teluk Dalam, warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, yang juga telah bersuami.
Keduanya digerebek warga saat berada dalam sebuah rumah dengan pintu tertutup di Desa Ameria Bahagia. Dalam pemeriksaan awal di kantor desa, keduanya mengakui telah melakukan perbuatan terlarang tersebut berulang kali.
Pihak desa kemudian menjatuhkan sanksi adat sebelum melimpahkan kasus itu ke Dinas Syariat Islam, sesuai permintaan keluarga istri sah AMS.
“Atas permintaan istri pelaku, kasus tersebut dilanjutkan ke Wilayatul Hisbah,” ujar Sekdes Ameria Bahagia.
Penyidik Wilayatul Hisbah Simeulue, Marjuli Anas, membenarkan pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat proses hukum. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Simeulue.
“Pelaku laki-laki punya istri, sementara yang perempuan juga sudah bersuami,” jelasnya.
Kasus ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Warga meminta agar AMS dicopot dari jabatannya sebagai kepala sekolah serta diberhentikan dari statusnya sebagai PNS. (Redaksi)









