KABAR SIMEULUE – Pelayaran kapal Ferry KMP Aceh Hebat 1 dari pelabuhan Calang menuju Sinabang mengalami cuaca buruk setelah 2 jam meningggalkan pelabuhan calang pada Senin sore (03/11/2025) pukul 18:00 WIB.
Angin badai yang sangat dahsyat disertai ombak – ombak yang cukup besar bertabrakan dengan kapal sehingga kapal mengalami oleng yang cukup parah.
Akibanya, satu unit truk roda 6 dengan nomor polisi BL-8888-MG bermuatan berat terguling tepat di pintu jalur keluar belakang kapal.
Sejak pukul 20:00 malam hingga pukul 2:00 dinihari Selasa 4 November 2025, susana didalam kapal sangat mencekam, suara zikir dan takbiran terdengar dari para penumpang yang ketakutan.
“Barang – barang bawaan seperti kopor pakaian milik penumpang berjatuhan ke lantai,” ungkap ketua Firnalis PWI Simeulue yang juga berada kapal tersebut.
Kapten Aceh Hebat 1, M. Noer, mengatakan cuaca sangat extrem, tinggi gelombang mencapai 3 hingga 5 meter sejak pukul 09.00 malam hingga pukul 02.00 dini hari, dengan kecepatan angin berkisar antara 45 hingga 50 knot.

“Dalam situasi tersebut, kecepatan kapal diturunkan menjadi 7 knot dan terpaksa keluar jalur utama mengarah ke pesisir pantai Aceh Barat demi menjaga keselamatan seluruh penumpang dan kendaraan di atas kapal,” terangnya.

Kapten M. Noer juga menyebutkan bahwa insiden mobil terbalik di dalam kapal Aceh Hebat 1 ini merupakan yang kedua kalinya terjadi akibat cuaca extrim.
Kapal Aceh Hebat 1 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Sinabang pada pukul 11.30 WIB.(Redaksi)









