KABAR SIMEULUE – Ketua Komisi III DPRK Simeulue Andi Millian Darmili yang juga merupakan ketua harian DPD II partai Golkar Simeulue mengecam keras tindakan biadab yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap seorang warga asal Simeulue di Kota Sibolga, Sumatera Utara.
Korban diketahui bernama Arjuna Tamara (21), seorang anak yatim yang dikenal tekun dan sedang berjuang membiayai kuliah adiknya.
Arjuna meninggal dunia setelah dianiaya secara kejam oleh sekelompok orang di Masjid Agung Sibolga, pada Sabtu dini hari (1/12/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Arjuna Tamara. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujar Andi Millian, kepada Kabarsimeulue.com, Sabtu (1/12/2025).
Andi menegaskan, dirinya telah menghubungi pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori, S.H., M.AP., M.I.Kom yang merupakan ketua DPD II Golkar Kota Sibolga untuk membantu mengawal kasus tersebut agar para pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

Pimpinan DPRD Kota Sibolga saat dihubungi Andi Millian
“Kasus ini tidak bisa dibiarkan. Saya sudah berkomunikasi dengan Anggota Komite I DPD RI, Haji Sudirman atau Haji Uma, untuk ikut memantau dan mendorong penegakan hukum yang adil bagi korban,” tambahnya.
Insyaallah, kita berencana berangkat ke Sibolga untuk mengusut langsung peristiwa tersebut serta memastikan keamanan seluruh warga Simeulue yang berada di kota itu,” tambahnya.
Andi Millian meminta pihak APH di Sibolga bertindak cepat menangkap dan memproses seluruh pelaku pengeroyokan hingga tuntas.
“Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Keadilan untuk Arjuna Tamara harus ditegakkan,” tegasnya.(Redaksi)









