KABAR SIMEULUE – Pasca kebakaran hebat yang melanda Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Komandan Kodim 0115/Simeulue, Letkol Arm Qomarus Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I, langsung turun ke lokasi pada Minggu, 16 Februari 2025.
Selain meninjau kondisi pascakebakaran, Dandim juga mengerahkan personel TNI serta menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada para korban sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Dalam kunjungan tersebut, Letkol Qomarus Zaman didampingi oleh Perwira Staf Kodim dan Batuud Koramil 02/Simteng.
Ia menyampaikan duka cita yang mendalam serta berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan usaha mereka.

“Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi ini adalah wujud kepedulian dan dukungan kami kepada masyarakat. Semoga bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dari musibah ini,” ujar Dandim.
Selain menyerahkan bantuan, Dandim juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat.
Ia menekankan bahwa kebakaran yang bermula dari satu titik dapat dengan cepat menjalar ke bangunan lain jika tidak segera ditangani.
“Kita harus lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi sumber api, terutama dalam penggunaan listrik dan peralatan yang rentan menyebabkan kebakaran. Kesadaran dan langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang,” tegasnya.
Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.02 WIB tersebut menghanguskan 36 unit rumah dan 20 ruko. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 7 miliar.
Hingga saat ini, aparat bersama warga terus melakukan pembersihan puing-puing bangunan, sementara posko bantuan telah didirikan untuk menampung para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Bantuan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, terus mengalir guna membantu pemulihan para korban. Diharapkan, sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan pasca bencana ini.(redaksi)









