KABAR SIMEULUE – Masyarakat Simeulue terutama keluarga pasien kembali dibuat geram! akibat Krisis obat di RSUD Simeulue yang semakin parah. Hal ini membuat banyak pasien dikabarkan kesulitan mendapatkan obat-obatan yang mereka butuhkan, Sabtu (22/2/2025).
Sejumlah keluarga pasien mengungkapkan kekecewaan mereka dan berharap Penjabat (Pj) Bupati Simeulue, Reza Fahlevi, untuk turun tangan.
Amin, salah satu keluarga pasien, mengaku terpaksa membeli obat di apotek luar rumah sakit karena stok obat di RSUD ada yang kosong. “Kami sangat kecewa, seharusnya rumah sakit tidak boleh putus obat saat rawat pasien,” keluh Amin dengan nada kesal.
Keluhan ini mencuat setelah beberapa keluarga pasien meyampaikan mengalami hal serupa sejak sepekan terakhir.
Jika benar, maka situasi ini dianggap mencerminkan buruknya manajemen distribusi obat yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Tak hanya pasien, informasi kelangkaan obat juga terhembus dari sejumlah petugas medis di RSUD yang turut prihatin dengan situasi tersebut.
Menanggapi situasi ini, Pj Bupati Simeulue, Reza Fahlevi yang dikonfirmasi kabarsimeulue.com marah besar karena obat – obatan adalah inti dari semua pelayanan kesehatan di RSUD Simeulue.
Ia berjanji akan bertindak tegas. Ia akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Simeulue guna memastikan kebenaran informasi ini dan mencari akar permasalahannya.
“Ada laporan keluarga pasien, jadi kita akan melakukan pengecekan langsung. Jika memang terjadi krisis obat, kami akan mengambil tindakan tegas dan akan melakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Reza Fahlevi dengan nada serius.
Semetara itu, Dirut RSUD Simeulue belum berhasil dikonfirmasi.(redaksi)









