Home / News

Kamis, 17 April 2025 - 11:08 WIB

Sudah Inkrah Sejak 2018, BPN Simeulue Belum Terbitkan Sertifikat Muliono?

Anggota DPRA Aceh Ihya Ulumudin bersama Muliono di BPN Simeulue

Anggota DPRA Aceh Ihya Ulumudin bersama Muliono di BPN Simeulue

KABAR SIMEULUE – Sengketa tanah yang telah berkekuatan hukum tetap sejak 2018 tak kunjung berakhir bahagia bagi pemilik sah, Muliono. Meski Mahkamah Agung RI telah memutuskan bahwa dirinya adalah pemilik tanah yang sah di Desa Ameria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.

Hingga kini sertifikat tanah tersebut belum juga diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simeulue.

Kabar ini menyita perhatian publik dan turut mengundang keprihatinan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Komisi VI, Ihya Ulumudin.

Hingga pada Rabu (16/04/2025), Ihya Ulumudin turun langsung ke Kantor BPN Simeulue untuk melakukan advokasi mendampingi Muliono.

“Semua proses hukum sudah dilalui, putusan Mahkamah Agung sudah inkrah sejak tahun 2018. Surat-menyurat pun telah lengkap. Lalu, apa yang masih menghambat penerbitan sertifikat ini?” tanya Ihya dengan nada heran saat pertemuan dengan pihak BPN.

Di Kantor BPN, Ihya disambut oleh Tu Rahmat Kaireza, (Reza) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Simeulue karena kepala BPN tidak ada di tempat.

Dijelaskan Reza, belum diterbitkannya sertifikat tanah tersebut disebabkan oleh belum adanya komunikasi menyeluruh ke pimpinan BPN yang baru.

“Kami akan segera menindaklanjutinya. Hal ini memang terhambat karena pergantian kepala kantor, sehingga beberapa informasi belum tersampaikan secara utuh,” ujar Reza

Ihya Ulumudin berharap, jika tidak ada kendala lagi, BPN segera mengeluarkan sertifikat tanah tersebut apalagi tanah itu telah diukur oleh BPN Simeulue.

Ia menekankan bahwa hak atas tanah yang telah ditetapkan secara hukum tidak boleh diabaikan, apalagi ditunda tanpa alasan yang jelas.

“BPN adalah lembaga negara yang harus bekerja berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan. Jika putusan pengadilan sudah final, maka BPN wajib menindaklanjutinya,” tegas Ihya.(Redaksi)

Share :

Baca Juga

News

Ihya dan Ghufran Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Simeulue

News

Kades Fajri: Kami Usul Pembangunan Objek Wisata Pantai Sigulai ke Ihya Ulumuddin

Ekonomi

Kontribusi Bank Aceh Untuk Simeulue, Bantu 672 Usaha Warga Hingga 65 Milyar Rupiah

News

Usai Dilantik Jadi Dirut RSUD, Mahmud Riad Diduga Pecat Dokter Spesialis Anak Secara Sepihak

News

Ihya Gandeng Ghufran Bangun Simeulue, Amran Jusmar Jadi Koordinator

News

Ihya DPRA Gandeng Ghufran DPR RI, Upaya Bangun Jembatan Lala di Simeulue Senilai Rp18 Miliar

News

Ghufran, Komisi V DPRI Kunjungi Simeulue, Tinjau Jembatan Lala Bahagia

News

Simeulue Darurat Korupsi: Dana Umat, Sekolah, RSUD hingga Bendungan Sigulai Masuk Penyidikan