KABAR SIMEULUE – Seorang pimpinan yayasan pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) berinisial MD, warga Kecamatan Teupah Tengah, dilaporkan oleh seorang wanita pelamar kerja berinisial L (26) terkait dugaan ajakan yang dinilai tidak pantas dalam proses rekrutmen.
Menurut pengakuan L, ajakan tersebut muncul saat dirinya melamar pekerjaan di salah satu dapur MBG di wilayah Teupah Barat.
“Saya dan kakak saya daftar kerja di salah satu dapur MBG di Teupah Barat, namun karena alasan penuh, MD menjanjikan saya kerja di dapur MBG di Teupah Tengah. Dia bilang sudah pasti kerja, apalagi tidak jauh dari rumah dan semua berkas sudah saya lengkapi,” ujar L.
L menyebut, dalam proses komunikasi tersebut, dirinya kemudian diajak untuk bertemu di luar kepentingan pekerjaan.
“Bersamaan dengan itu, MD mengajak saya untuk bertemu tengah malam dan jalan-jalan. Karena menurut saya itu di luar konteks pekerjaan, apalagi yang bersangkutan sudah berkeluarga, sehingga saya menolak ajakan tersebut,” kata L saat ditemui wartawan, Selasa (05/05/2026).
L menilai ajakan tersebut tidak berkaitan dengan proses rekrutmen pekerja dapur MBG. Ia juga mengaku, setelah menolak ajakan tersebut, dirinya tidak lagi mendapat kejelasan terkait kelanjutan lamaran kerja.

Sebelumnya, komunikasi antara L dan MD berlangsung melalui aplikasi WhatsApp dengan tujuan awal untuk melamar pekerjaan. Namun, dalam percakapan tersebut, L mengaku pembicaraan kemudian mengarah pada hal yang bersifat pribadi yang dinilainya tidak pantas dan tidak sesuai dengan proses rekrutmen.
Dalam percakapan berbahasa Simeulue itu, L menilai adanya ajakan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dan dianggap sebagai syarat tidak resmi untuk dapat diterima bekerja. Meski demikian, L menyatakan telah menolak ajakan tersebut.
L kemudian menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada pihak keluarga. Ia berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi, khususnya terhadap perempuan pencari kerja.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, MD membantah tudingan tersebut dan menyebut informasi yang beredar tidak benar.
“Itu tidak benar, mana mungkin saya seperti itu,” ujar MD, Kamis (30/04/2026).
MD belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait adanya percakapan yang ditunjukkan kepadanya. Pihak redaksi juga masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan.
Diketahui, MD merupakan pimpinan yayasan berinisial BGS yang menaungi sejumlah dapur MBG di Kabupaten Simeulue.(Redaksi)









