KABAR SIMEULUE – Jajaran mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bersama para simpatisan menggelar Haul Wali Nanggroe ke-16 untuk mengenang dan mendoakan almarhum Paduka Yang Mulia Dr. Tgk. Hasan Muhammad di Tiro, LL.D., Kamis (4/6/2026), di Desa Ganting, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan doa bersama dan berjalan lancar hingga selesai.
Usai pelaksanaan haul, mantan kombatan GAM di wilayah Kabupaten Simeulue melanjutkan agenda dengan menggelar musyawarah pemilihan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Simeulue.

Musyawarah yang berlangsung secara terbuka itu dipimpin Ketua Panitia, Muhammad Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Aceh Kabupaten Simeulue. Sementara penanggung jawab kegiatan adalah Tgk. Musliady, yang pernah menjabat sebagai Ketua KPA Simeulue periode 2021–2023.
Dalam musyawarah tersebut, peserta secara mufakat menetapkan Elias Rizal Alwi sebagai Ketua KPA Simeulue. Selain itu, Tgk. Musliady dipercaya sebagai Wakil Ketua KPA Simeulue dan Hendra ditunjuk sebagai Panglima Operasi.
Saat ini, kepengurusan KPA Simeulue masih dipimpin oleh Hermansyah sebagai ketua sementara hingga diterbitkannya Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang baru.

Musyawarah pemilihan tersebut dihadiri oleh para Pangda, Pangsago, serta petuah-petuah KPA dari berbagai wilayah di Kabupaten Simeulue.
Berdasarkan hasil musyawarah, para peserta sepakat bahwa pergantian kepengurusan diperlukan sebagai bagian dari upaya penyelesaian berbagai persoalan internal organisasi yang hingga kini belum terselesaikan.
“Hasil musyawarah ini akan kami teruskan kepada pimpinan kami, H. Muzakir Manaf (Mualem) selaku Ketua KPA Pusat,” ujar Tgk. Musliady.(Redaksi)









