Home / News

Senin, 29 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ketua PPNI Simeulue Dukung Kerjasama Pemkab dengan STIKES Darussalam, Sebut 70 Persen ASN Perawat Masih DIII

Ketua Persatuan Perawat Indonesia Kabupaten Simeulue, Putra Hafrionika

Ketua Persatuan Perawat Indonesia Kabupaten Simeulue, Putra Hafrionika

KABAR SIMEULUE – Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Simeulue, Putra Hafrionika, S.Kep, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Simeulue menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan STIKES Darussalam Lhokseumawe untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan.

 

Menurut Putra Hafrionika, program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Simeulue. Ia menyebutkan, berdasarkan data organisasi profesi pada tahun 2024, sekitar 70 persen ASN perawat di Kabupaten Simeulue masih berpendidikan Diploma III (DIII).

 

Selain itu, ia juga mengungkapkan masih terdapat cukup banyak ASN perawat yang telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Keperawatan (S1), namun belum menempuh Program Profesi Ners, sehingga belum memiliki kualifikasi profesi yang menjadi standar dalam praktik keperawatan.

 

“PPNI Kabupaten Simeulue sangat mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Simeulue bekerja sama dengan STIKES Darussalam Lhokseumawe. Program ini menjadi peluang besar bagi tenaga perawat untuk meningkatkan jenjang pendidikan dan memenuhi kualifikasi profesi yang dibutuhkan,” ujar Putra Hafrionika.

 

Ia menjelaskan, peningkatan jenjang pendidikan tidak hanya berdampak pada pengembangan karier ASN, tetapi juga akan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional, aman, dan berkualitas kepada masyarakat.

 

Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional terus meningkat seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.

 

Putra menilai sistem perkuliahan yang direncanakan dilaksanakan secara kombinasi, yakni daring dan tatap muka, menjadi solusi yang tepat karena memungkinkan ASN tenaga kesehatan tetap menjalankan tugas pelayanan di fasilitas kesehatan sambil melanjutkan pendidikan.

 

Ia berharap rencana kerja sama tersebut dapat segera direalisasikan sehingga para perawat yang masih berijazah DIII dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana, sementara perawat yang telah menyandang gelar S1 dapat menyelesaikan pendidikan Profesi Ners.

 

“Dengan meningkatnya kualifikasi akademik dan profesi tenaga perawat, tentu kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Simeulue juga akan semakin baik. Karena itu kami dari PPNI Kabupaten Simeulue memberikan dukungan penuh terhadap program ini,” tutupnya.(Redaksi)

Share :

Baca Juga

News

Anggota DPRA Ihya Ulumuddin Dukung Pemkab Simeulue Gandeng STIKES Darussalam Tingkatkan SDM Tenaga Kesehatan

News

Polres Simeulue Libatkan 170 Pelajar dalam Lomba Fotografi dan Puisi Sambut Hari Bhayangkara ke-80

News

Viral! Anggota DPR Aceh Babat Rumput dan Bersihkan Kotoran Kerbau di GOR Futsal Simeulue

News

Ex Kombatan GAM dan Simpatisan di Simeulue Gelar Haul Wali Nanggroe ke-16, Sekaligus Pemilihan Ketua KPA

News

Terdakwa Jinayat di Mahkamah Syar’iyah Sinabang Divonis Bebas, Idris: Fakta Hukum Jadi Penentu

News

PWI Simeulue Dukung Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Publikasi

News

Senin, Seluruh Pegawai Pemkab Simeulue Terima Gaji

News

Kapolda Aceh Kunjungi Simeulue, Dipeusijuk Bupati Monas Sebagai Tamu Kehormatan