Home / News

Senin, 9 Maret 2026 - 20:02 WIB

Usai Dilantik Jadi Dirut RSUD, Mahmud Riad Diduga Pecat Dokter Spesialis Anak Secara Sepihak

Dirut RSUD Simeulue, Mahmud Riad

Dirut RSUD Simeulue, Mahmud Riad

KABAR SIMEULUE – Dokter spesialis anak, dr. Mira, Sp.A, harus menelan pil pahit setelah diduga diberhentikan secara sepihak oleh Direktur baru RSUD Simeulue, Mahmud Riad.

Hal tersebut disampaikan dr. Mira kepada Idris Marbawi, salah satu pengacara, dan Ketua PWI Simeulue Firnalis, pada Senin sore, 9 Maret 2026.

Menurut dr. Mira, ia dihubungi pada Minggu, 8 Maret 2026, oleh salah seorang pejabat fungsional di RSUD Simeulue. Dalam komunikasi tersebut disampaikan bahwa, sesuai perintah pimpinan, dirinya diberhentikan dan tidak lagi bekerja sebagai dokter spesialis anak di rumah sakit tersebut.

Mendengar kabar tersebut, dr. Mira mengaku terkejut. Ia tidak menyangka kontrak kerjanya yang seharusnya berlangsung hingga 30 Desember 2026 harus berakhir lebih cepat pada Maret 2026 karena diduga diberhentikan secara sepihak.

Padahal, amatan media ini, saat ini RSUD Simeulue masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter dan peralatan medis.

Mahmud Riad sendiri baru dilantik sebagai Direktur RSUD Simeulue oleh Bupati Simeulue pada 6 Maret 2026.

Hingga berita ini ditayangkan, Mahmud Riad tidak memberikan tanggapan maupun klarifikasi saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

News

Terdakwa Jinayat di Mahkamah Syar’iyah Sinabang Divonis Bebas, Idris: Fakta Hukum Jadi Penentu

News

PWI Simeulue Dukung Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Publikasi

News

Senin, Seluruh Pegawai Pemkab Simeulue Terima Gaji

News

Kapolda Aceh Kunjungi Simeulue, Dipeusijuk Bupati Monas Sebagai Tamu Kehormatan

News

Pelamar Kerja di Simeulue Mengaku Dapat Ajakan Tak Pantas Saat Daftar di MBG

Hukrim

Kejari Simeulue Proses 5 Kasus Korupsi di Simeulue Secara Bersamaan

News

Ihya dan Ghufran Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Simeulue

News

Kades Fajri: Kami Usul Pembangunan Objek Wisata Pantai Sigulai ke Ihya Ulumuddin